BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KAMI

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai, AKBP M. Faisal Perdana dan IPTU Mike Wiberki Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan


SOLSEL
| Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K., menegaskan komitmen jajaran Polres Solok Selatan dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang akan digelar mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Solok Selatan, Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, peran penting diemban oleh Kasat Lantas Polres Solok Selatan IPTU Mike Wiberki, S.H., yang menjadi motor penggerak berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebelum operasi dimulai.

Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana menilai keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan kewajiban bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas demi melindungi diri sendiri maupun orang lain.

Menurut AKBP M. Faisal Perdana, tingginya angka pelanggaran lalu lintas masih menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang berujung pada korban jiwa maupun kerugian materiil. Oleh sebab itu, pendekatan preventif dan edukatif terus dikedepankan oleh Polres Solok Selatan.

Sementara itu, Kasat Lantas IPTU Mike Wiberki menjelaskan bahwa Operasi Patuh Singgalang 2026 akan memprioritaskan penindakan terhadap sembilan jenis pelanggaran yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Pelanggaran pertama adalah penggunaan telepon genggam saat berkendara yang dapat mengurangi konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, pengendara di bawah umur juga menjadi sasaran penertiban karena dinilai belum memiliki kemampuan dan kematangan yang cukup dalam berkendara di jalan raya.

Kasat Lantas IPTU Mike Wiberki juga menegaskan bahwa pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang akan menjadi perhatian petugas karena melanggar aturan dan membahayakan keselamatan.

Pelanggaran lain yang menjadi prioritas adalah mengemudi atau berkendara dalam pengaruh alkohol maupun narkotika yang dapat menghilangkan kesadaran serta mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pengendara yang melawan arus lalu lintas juga akan menjadi sasaran operasi karena tindakan tersebut kerap menjadi pemicu kecelakaan fatal di berbagai daerah.

Tidak hanya itu, petugas juga akan memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan bermotor seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta identitas pengemudi.

Penggunaan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor dan sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan roda empat juga menjadi fokus pengawasan selama operasi berlangsung.

Kasat Lantas IPTU Mike Wiberki menambahkan bahwa kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong atau racing yang tidak sesuai spesifikasi teknis akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai aturan, termasuk pelat nomor modifikasi yang tidak memenuhi standar, juga masuk dalam kategori pelanggaran prioritas.

Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana menekankan bahwa Operasi Patuh Singgalang 2026 bukan semata-mata bertujuan memberikan sanksi kepada masyarakat, tetapi lebih kepada membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Pendekatan humanis tetap menjadi pedoman utama seluruh personel Polres Solok Selatan selama operasi berlangsung, sehingga masyarakat dapat memahami tujuan operasi secara positif dan konstruktif.

Di bawah kepemimpinan AKBP M. Faisal Perdana serta koordinasi langsung Kasat Lantas IPTU Mike Wiberki, Polres Solok Selatan berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Masyarakat Solok Selatan pun diimbau untuk melengkapi seluruh dokumen kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Operasi Patuh Singgalang 2026 diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat di Kabupaten Solok Selatan.

Polri melalui Polres Solok Selatan terus mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keselamatan berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan.


TIM 

Posting Komentar

0 Komentar